Hari pelatihan
selesai, dan akhirnya masing-masing dari kami para fasilitator ppkt harus
bersiap-siap untuk menuju lokasi penempatan. Minggu, 3 April 2016 menjadi malam
terakhir kami berkumpul bersama sebelum besok berpisah dan berpencar ke tujuan
masing-masing. Malam itu pun ditutup dengan makan malam bersama fasilitator dan
juga para manajer lapangan, yang kemudian dilanjutkan dengan tes suara setiti,
alias karaoke. Sadar gak sadar satu persatu keliatan karakternya pas lagi asik
dengan lagu lagu pilihannya, but that’s so fun.
Senin, 4 April
akhirnya sebagian fasilitator dan manajer lapangan mulai meluncur ke lokasi
masing-masing, hanya tersisa beberapa orang saja yang juga akan berangkat pada
hari selanjutnya. Saya sendiri memilih untuk berangkat ke bandara pada pukul
12.00 wib meskipun pesawat saya pukul 15.00, tidak lain tidak bukan agar
terhindar macetnya jakarta.
![]() |
| Saat pertama kali landing di Bumi Raflesia |
Alhamdulillah ada
rejeki dalam perjalanan ke bengkulu untuk pertama kalinya. Di bandara bertemu
sepasang suami istri dengan tujuan sama ke bengkulu, setelah berbincang
beberapa saat mereka mengatakan bahwa mereka kenal dekat dengan beberapa staf/kepala
instansi/dinas yang akan saya kunjungi untuk kordinasi awal di bengkulu. Keberuntungan
kedua, awalnya saya berencana mengandalkan jasa taxi untuk mengantarkan saya,
namun sepasang suami istri ini dengan baik hatinya menawarkan untuk ikut dengan
mobil mereka dan akan mengantarkan saya ke tujuan. How lucky I am.
Cuma itu? Tidak, ada
lagi. Keberuntungan ketiga ada teman baik hati yang menawarkan saya untuk
menginap dirumahnya saat di kota bengkulu. Disini saya merasa betapa
beruntungnya punya banyak teman dimana mana. Mengingat sebagai orang yang
bekerja diluar daerah sendiri alias perantau, hal-hal seperti itu alias hal-hal
yang bersifat gratis, akan sangat dinanti-nanti,heheh. Thanks God.
Suasana sore yang
tenang serta tulisan di plang “Selamat Datang di Kota Bengkulu, Kota Semarak” menyambut
dengan manisnya kehadiran seorang wanita lain pulau ini,hehehe. Sepanjang jalan
menuju rumah teman saya asik menikmati sore menjelang magrib sambil berbincang
dengan sepasang suami istri tadi dan seorang anaknya yang menjemput.
Bagi saya kota
bengkulu ini memiliki ciri khas tersendiri juga dari kota – kota lain di
Indonesia, tenang dan nyaman. Dan dari sinilah saya akan melanjutkan perjalanan
ke pulau enggano nanti. Malam pertama di bengkulu saya gunakan untuk menikmati
sepiring nasi ditambah dengan ikan nila goreng, tempe tahu dan sambelnya, dan ditutup
dengan segelas es jeruk, alhamdulillah nikmat sekali.
Hari kedua rencana
akan saya gunakan untuk memulai kordinasi awal dengan beberapa instansi/dinas
yang ada di kota bengkulu sekaligus sebagai salam saya yang telah memasuki
wilayah provinsi bengkulu ini. Dan selanjutnya akan menyesuaikan dengan jadwal
kapal yang akan membawa saya ke pulau enggano nanti. Semoga selalu dalam
lindunganNYA, dan semoga saja keberuntungan selalu menyertai, Amin :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar