Minggu, 03 April 2016

Mix and Match Pelatihan Fasilitator Masyarakat PPKT 2016

Kenapa mix and match? Karena bagi saya dalam mix and match it means kita mempertemukan, bertemu, berkumpul, berselaras, berkolaborasi untuk satu tujuan yang sama. Bukan hanya soal fashion atau passion, tapi lebih kepada kemampuan kita bisa memanfaatkan segala sesuatu yang bisa di mix and match sampai akhirnya menghasilkan apa yang diharapkan.

Senin, 28 Maret kemarin saya bertolak dari bandara Haluoleo menuju Soekarno Hatta setelah mendapatkan undangan untuk Pelatihan Fasilitator Masyarakat PPKT dan juga setelah kode booking berhasil dikirim via whatsapp. Setelah sempat transit sebentar di Sultan Hasanuddin, akhirnya ketika adzan magrib berkumandang manis untuk wilayah ibukota dan sekitarnya,kuda besi yang saya tumpangi pun mendarat dengan anggunnya.

Setelah kegiatan Studi Lapangan di Teluk Naga, Tangerang
Kegiatan Pelatihan Fasilitator ini sendiri tidak lain bertujuan untuk membekali kami yang beruntung bisa terpilih dari ribuan pendaftar untuk sama sama belajar dan mengetahui tentang apa apa saja yang akan dan bisa kita lakukan di lokasi penempatan nanti. Program yang melibatkan beberapa pihak seperti Kementrian kelautan dan perikanan, GIZ, dan Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia.  Saya sendiri mendapat wilayah penempatan di salah satu pulau kecil terluar yang ada di Provinsi Bengkulu, yaitu Pulau Enggano.

Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, disalah satu hotel di Ibukota. Kami berjumlah 18 orang untuk fasilitator dan 15 orang untuk manajer lapangan. Meskipun berasal dari daerah yang berbeda-beda, usia berbeda, latar belakang pendidikan yang juga berbeda, namun hal itu tidak menjadi halangan bagi kami untuk bisa saling mengenal, sharing, dan bercanda layaknya orang yang sudah lama saling kenal.

Pemaparan salah satu pemateri
Rute kami setiap hari hanya berkutat di ballroom hotel, lantai 6, lantai 7, dan lantai letak kamar kami masing-masing. Namun secara tidak langsung juga dari satu minggu yang dilalui dengan kegiatan yang sama dan bertemu orang – orang yang itu itu saja, akhirnya terjalin sebuah kedekatan yang cukup baik. Jam 8 sarapan pagi, 08.30 masuk ruangan, ice breaking dari pak sony dan pak aw yang super kece, terima materi, siang ishoma, masuk materi lagi, break 15 menit untuk snack lanjut lagi then terus berulang sampai hari terakhir. 

Bersama Pak Tio, Dirjen Pengelolaan ruang laut
But tidak bisa dipungkiri juga banyak sekali hal hal menarik, lucu, dan berkesan selama pelatihan berlangsung :D dimulai dari adegan curi curi waktu pada saat materi berlangsung untuk sekedar ke toilet padahal gak ingin buang air kecil, adegan nyobain kolam renang hotel yang lagi ada bule juga lagi renang , adegan ngerumpi di salah satu kamar pas malam, bolak balik lift gara-gara kunci kamar gak berfungsi, melipat kertas menjadi burung pas materi berlangsung biar gak ngantuk, cara beberapa pemateri membawakan materinya yang bikin kami tertawa lepas dan hal-hal lainnya yang mungkin kalau ditulis bisa mengalahkan serial Uttaran :D

Finally, sore ini saya sedang menikmati saat-saat sebelum terjun ke pulau, sambil berbenah untuk hal-hal yang perlu dipersiapkan. Omongan raditya dika dan uus di tv ternyata sukses memutar otomatis hal hal dari kegiatan seminggu ini yang terekam di otak, dan jaripun menuliskannya dengan santai.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar