Bicara soal kegiatan kepemudaan,
sebenarnya banyak sekali jenisnya yang
dengan mudah kita temui saat ini. Berbagai macam program pelatihan, konferensi,
seminar, kompetisi dan apapun itu yang menyangkut pengembangan diri untuk
pemuda baik skala nasional maupun internasional sudah bertebaran dimana mana layaknya penjual batu
giok #LohApaHubungannya?
Ada hubungannya. Kenapa saya bilang
begitu? Lihat saja di Aceh contohnya, hampir setiap sudut sejauh mata memandang
penjual dan batu gioknya ada dimana-mana. Sama halnya dengan informasi kegiatan
kepemudaan yang bisa kita temukan dimana-mana, web,facebook,twitter,instagram,whatsapp,dan
di berbagai macam sosial media lainnya. Tapi pertanyaannya? Apakah semua
kegiatan kepemudaan yang kita ketahui tersebut benar-benar bermanfaat dan
memberikan dampak positif setelahnya? #KalauAkuSihNo!
Ya, menurut saya tidak. Tidak semua
kegiatan kepemudaan yang kita ketahui, atau bahkan kita ikuti itu benar-benar
bermanfaat. Ada 2 macam alasan versi saya pribadi, pertama, ada kegiatan yang
memberikan pelatihan/seminar/kompetisi hanya fokus untuk memberikan
pengetahuan,motivasi,dll hanya pada hari H nya itu saja. Kegiatan selesai, maka
semuanya juga selesai tanpa ada timbal balik sama sekali. Kedua, ada kegiatan yang dilaksanakan namun antara
tema kegiatan dan materi yang disampaikan ke peserta tidak ada kaitannya.
#WastingTimeSayaRasa
Tapi kalau kalian pernah mendengar sebuah
kegiatan yang dilaksanakan oleh sebuah komunitas di Aceh yang bertitel The
Leader, saya rasa kalian harus mencoba menjadi bagian dari kegiatan komunitas
tersebut. Dream Makers. Ya, Dream Makers adalah salah satu kegiatan yang pernah
digelar oleh Komunitas The Leader di Banda Aceh disamping kegiatan-kegiatan
luar biasa lainnnya. Kegiatan ini memang fokus pada pelatihan kepemudaan untuk
mengembangkan ide dan merancang mimpi-mimpi kita sebagai pemuda, dan sangat
berbeda dengan kegiatan kepemudaan lainnya yang pernah saya ikuti.
Kenapa saya bilang berbeda. Karena selama 4
hari mengikuti kegiatan tersebut, apa yang tadinya tidak terfikirkan oleh saya,
dikegiatan tersebut saya dan peserta lainnya diajak untuk betul-betul merancang
apa yang menjadi mimpi kami sehingga bisa menjadi peta perjalanan kedepannya. Selain
itu beragam suntikan motivasi dari orang-orang yang menginspirasi saya jamin
bisa membakar semangat seluruh peserta bahkan mungkin panitia The Leader itu
sendiri. Benar tidak the leader? #JawabSayaBenar :D
Tidak
sampai disitu, meskipun kegiatan tersebut sudah berakhir 5 april kemarin, namun
tetap terjalin komunikasi yang begitu baik antara kami semua untuk saling
berbagi informasi kegiatan apa saja, ataupun peluang untuk mengembangkan diri. Bahkan
ada yang pasca kegiatan Dream Makers telah melaksanakan beberapa project mimpi
masing-masing, dan itu melibatkan sesama alumni Dream Makers. Hebat kan? Disinilah timbal balik yang saya
maksud.
Perbedaan Dream Makers dengan kegiatan lain
tidak cuma itu. Kalau di kegiatan lain pesertanya dibatasi Cuma untuk
mahasiswa, cuma untuk umum, atau cuma untuk siswa/siswi SMA misalkan, tapi di
Dream Makers, ketiganya bisa digabung menjadi satu kelompok peserta yang luar
biasa. Meskipun awalnya saya sempat merasa kurang percaya diri berhubung
peserta lainnya lebih muda, tapi pada akhirnya karena sikap terbuka mereka saya
pun bisa berbaur dengan baik dengan mereka. Hal seperti ini lah yang jarang
kita temui di beberapa kegiatan kepemudaan lainnya.
Bicara suka duka? Setiap kegiatan pasti ada
suka dukanya. Tapi di Dream Makers saya rasa lebih banyak sukanya. Oya? Iya. Alasannya?
Pertama, saya ketemu 49 orang anak muda lain dari daerah yang berbeda yang
otomatis menambah luas jaringan pertemanan saya. Kedua, saya bertemu dan sempat
sharing dengan beberapa orang anggota the leader dan juga para inspirator. Ketiga,
ilmunya luar biasa, ke empat penginapannya nyaman, dan kelima, acaranya keren
deh pokoknya. Nah dukanya? Dukanya cuma satu, asam lambung saya kumat dan
hampir pingsan #TrusAkuHarusBilangWEHgitu? (maapp Bang Hijrah kalimatnya saya
pinjam :D) tapi untung panitianya mensupply makanan dengan begitu baik, terima
kasih.
Well, kurang lebih seperti itu gambaran
kegiatan Dream Makers Camp 2015. Kegiatan yang benar-benar memberikan dampak
positif bagi saya dan tentunya seluruh orang yang terlibat didalamnya. Semoga kedepannya
kita bisa dengan lebih mudah menemukan kegiatan semacam ini yang tidak hanya
bermanfaat pada saat berlangsung, tetapi ada timbal balik setelah kegiatannya
selesai. Terima Kasih. Senyum Dulu Dong :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar