Minggu, 19 April 2015

Tips Packing untuk Traveler Berhijab

Air Terjun Aceh Selatan
    
       Tidak bisa dipungkiri kegiatan travelling bukan hanya untuk kaum adam alias pria. Jaman sekarang, kaum  hawa pun sudah banyak yang beralih hobi menjadi seorang traveller. Namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa kaum hawa alias wanita adalah makhluk yang paling ribet untuk hal bepergian. Baik itu bepergian dalam waktu lama, maupun dalam waktu singkat. Pengalaman saya sebagai seorang yang juga hobi traveling, selalu dibingungkan dengan urusan packing mempacking, bahkan pernah menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memilih barang apa saja yang akan saya bawa. Why? Karena berbeda dengan pria yang semuanya serba simple. Sebagai seorang yang berhijab, untuk travelling saya terkadang suka kelewatan membawa hijab dan barang-barang lain yang pada akhirnya tidak saya gunakan, dan akhirnya membuat acara travelling tersebut tidak begitu mengesankan lantaran kerepotan dengan barang-barang yang berlebihan.  Tapi beruntung dari sekian banyak perjalanan saya yang tidak begitu berkesan lantaran cara packing yang tidak efektif, finally saya jadi tahu sekarang cara packing yang baik untuk traveler berhijab.

So, ini Tips Packing untuk kamu traveler berhijab biar perjalanan kalian bisa menyenangkan :

        1.       Pilih pakaian lengan panjang yang tidak terlalu tebal

Pakaian lengan panjang sudah tentu kita butuhkan. Tidak perlu takut perjalanan kalian menjadi tidak nyaman lantaran harus berpakaian formal ala wanita berhijab pada umumnya, justru dari pakaian ini yang akan membedakan kita dengan traveler lainnya. Kenapa pakaian lengan panjang yang tidak terlalu tebal? Ini agar memudahkan kita untuk melipat pakain tersebut dan menyelipkannya di bagian tas yang masih kosong, sehingga tidak memerlukan terlalu banyak ruang hanya untuk pakaian.  Setidaknya pakaian yang sesimple mungkin yang bahannya juga tidak terlalu berat, namun tetap muslimah. Karena hal ini yang menjadi alasan saya tidak menikmati perjalanan ke Sabang lantaran pakaian yang saya bawa rata-rata tebal dan membutuhkan dua ransel. Belum lagi baju manset yang jumlahnya lumayan banyak lantaran saya sesuaikan dengan warna baju yang saya bawa namun rata-rata berlengan pendek. Untuk itu juga akan lebih baik membawa pakaian lengan panjang langsung, sehingga tidak perlu repot-repot membawa baju manset ataupun manset lengan. Percaya saja, itu hanya akan menambah beban ransel kita.

        2.       Hijab Timbal Balik

Selain pakaian lengan panjang, perhatikan juga hijab yang kamu bawa.  Apakah kita perlu membawa semua warna hijab sesuai dengan baju yang kita bawa? Tidak, dan jangan lakukan itu lagi. Dalam melakukan perjalanan tentu kita membutuhkan rasa nyaman dengan pakaian atau hijab yang kita gunakan. Jaman sekarang, model hijab itu sendiri sudah semakin bervariasi, dan semakin mempermudah penggunanya. Pilih hijab yang bisa digunakan di dua atau tiga baju sekaligus, yaitu hijab yang timbal balik. Ini akan lebih menghemat jumlah hijab yang kita bawa. Ketika melakukan perjalanan ke Makassar beberapa waktu yang lalu, seorang teman saya pernah menggeleng-gelengkan kepala lantaran melihat isi tas saya yang cukup banyak jumlah hijabnya. Dari situ akhirnya teman saya memberi saran agar lebih baik pilih jilbab yang timbal balik saja, itu akan lebih simple untuk seorang traveler.

       3.       Hindari Pashmina

“Mau traveling apa mau ke pengajian Ni?” begitulah komentar salah satu teman saya ketika kami pertama kali akan melakukan perjalanan keluar kota. Ya, dia tidak salah berkomentar seperti itu, karena melihat hijab yang saya gunakan adalah jenis Pashmina. Pashmina yang pada umumnya hanya digunakan untuk acara-acara resmi pada waktu itu, jarang sekali digunakan untuk sekedar jalan-jalan ke mall apalagi traveling keluar kota. Bahannya yang cenderung lebih tebal dan bentuknya yang lebih panjang bisa dipastikan akan banyak memakan tempat di tas, plus cukup merepotkan jika dipakai untuk traveling. Terbukti ketika saya dan rombongan berhenti di sebuah mesjid untuk shalat dzuhur, teman yang lain sudah selesai mengambil wudhu, sementara saya belum selesai melepas lilitan-lilitan pashmina serta pentul dimana-mana. Cukup merepotkan, apalagi untuk kamu yang suka mendaki gunung, sangat tidak dianjurkan membawa atau mengenakan pashmina.

        4.       Hijab Paris

Bahannya yang tipis serta mudah kering, bisa menjadi pilihan tepat untuk kamu traveler berhijab. Ini merupakan hijab paling simple, jika kamu ingin traveling kamu benar-benar bisa dinikmati. Cukup dengan sebuah peniti atau jarum pentul, dijamin kamu tidak akan ditinggalkan rombongan perjalanan karena masih sibuk mengatur hijab sana sini. Bahkan ketika kamu sedang asyik menikmati kuliner, dan hijab kamu terkena percikan makanan atau minuman, cukup dengan membasuhnya dengan sedikit air bersih, setelah itu hijab kamu akan kembali seperti semula.

        5.       Jangan simpan Hijab kamu dibagian bawah

Semua wanita pasti ingin mengenakan hijabnya dalam keadaan rapi dan tidak kusut, tidak terkecuali traveler berhijab. Bukan berarti karena ingin cepat beres, lantas mempacking hijab itu asal-asalan yang penting ada tempatnya didalam tas. Lebih baik letakkan hijab kamu dibagian atas, setelah kamu memasukkan barang-barang lain terlebih dahulu. Sayang sekali rasanya jika sudah di setrika dengan rapi dan harus dipakai dalam keadaan kusut juga. Meskipun traveling identik dengan kebebasan dan suka suka, bukan berarti apa yang kita kenakan juga jadi apa adanya. Traveling pun tetap butuh penampilan yang oke. Selain itu perhatikan juga cara melipatnya, jangan melipat hijab kamu dengan terlalu banyak lipatan, itu hanya akan meninggalkan bekas lipatan yang kurang enak dipandang jika kamu memakainya.

    Selamat Packing hijabers, Semoga bermanfaat tipsnya, Senyum dulu dong J

4 komentar:

  1. Keren Tulisannya. Mari menulis di www.wisataceh.com dan untuk melihat foto-foto wisata aceh lainnya ada di instagra.com/wisataaceh. Salam Traveler :)

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Asslm mbak nis...
      mbak tulis blog tentang test tertulis dan wawancara tentang PSP3 ni, semoga tulisanya bisa membantu kami... makasih ^^

      Hapus
    2. Waalaikumsalam. Hi...Fadhilah....sorry nih baru baca komentar kamu. Pengumuman PSP3 udah kan? lolos gak? moga aja lolos ya :)

      Hapus