Selasa, 21 April 2015

7 Keajaiban (Dunia) Makassar, yang tak boleh dilewatkan

   Lantunan lagu daerah yang dibawakan Ridwan. S membuat jari-jari saya menari dengan lancanya diatas keyboard laptop, disudut Kota Meulaboh sore ini. Ini bukan cerpen, bukan juga novel, namun bukan sekedar tulisan. Saya ingin mengajak anda terbang ke salah satu kota dengan penduduk terbanyak ke 5 di Indonesia. Kota tempat saya pernah mengenakan seragam putih abu-abu walaupun hanya dalam waktu singkat. Meskipun lama tidak menginjakkan kaki lagi dikota yang penuh kenangan ini, tapi saya masih bisa mengingat dengan jelas setiap keindahan yang ditawarkan kota ini yang mungkin bisa jadi referensi anda sebelum meluncur kesana.


Sebagai kota terbesar di wilayah timur Indonesia, Kota ini memiliki daya tarik tersendiri layaknya keajaiban dunia. Dan ini 7 Keajaiban (Dunia) Makassar, yang tidak boleh dilewatkan :
1.       Ikon Kota yang cantik

Siapa yang tidak tahu dengan Pantai Losari? Saya dan sahabat  saya dulu begitu senang menghabiskan waktu disini ketika weekend, karena begitu ramainya. Pantai Losari merupakan pantai yang menjadi ikon Kota Makassar. Tidak hanya wisatawan luar yang begitu tiba disini akan langsung mengambil gambar didepan tulisan Pantai Losari, warga lokal pun sangat senang menghabiskan waktu disini untuk sekedar bersantai sore, jalan-jalan, berfoto, menikmati beragam kuliner, mengikuti berbagai macam kegiatan yang digelar disepanjang pinggir pantai yang cantik ini, ataupun menikmati sunset.

2.       Transportasi yang Merakyat

Kenapa saya bilang merakyat? Karena di Makassar cukup banyak jenis transportasi yang bisa kita gunakan, dan bisa disesuaikan dengan keadaan kantong masing-masing. Mulai dari yang biasa, sampai yang mewah. Salah satu transportasi andalan di Makassar selain becak adalah Pete-pete. Anda yang belum pernah mendengar mungkin akan bertanya, apa itu? Pete-pete adalah sebutan untuk angkot alias angkutan umum di Makassar. Andalan disini karena paling banyak digunakan baik itu pelajar,mahasiswa, karyawan/ti, umum, bahkan saya sendiri pun selalu mengandalkannya ketika bersekolah di Makassar.

3.       Keunikan Bahasa

“We..dimanako sekarang? Mo ki kemana kah? Nda mau ja saya deh” kalau anda pernah mendengar   kalimat atau percakapan seperti itu, bisa dipastikan dia adalah orang Makassar. Kedengarannya mungkin lucu bagi sebagian orang, namun hal inilah yang membedakan orang Makassar dengan yang lainnya. Logat, aksen, dan beberapa tambahan kata khusus di setiap kalimat menjadi ciri khas tersendiri yang menurut saya tidak akan pernah hilang, dan orang Makassar bangga akan itu. Tertarik mempelajarinya? :D

4.       Masyarakat yang Welcome

Pertama kali ke Makassar mungkin anda akan terheran-heran dengan gaya bicara orang Makassar yang cenderung keras dan kasar. Tapi percayalah, itu hanya luarnya saja. Orang Makassar terkenal Welcome dan sangat bersahabat. Meskipun saya pernah dibikin bingung dengan omongan salah satu teman saya di SMA yang menurut saya agak membentak, namun ternyata saat itu dia mencoba mengenalkan dirinya dan membantu saya kenal dengan teman-teman yang lain juga. Dan setelahnya dialah yang menjadi teman baik saya di SMA. Satu lagi ketika saya berkunjung ke salah satu pusat perbelanjaan di Makassar, ketika saya sedang mencari sebuah barang, dan bertemu dengan orang yang juga mencari barang yang sama, jadilah kami berkenalan, ngobrol lumayan panjang, dan berakhir di meja sebuah rumah makan. Padahal baru kenal tapi terasa sudah begitu akrab. Itulah orang Makassar J

5.       Kulinernya Sadis

Coto Makassar, Konro, Aneka olahan seafood, Mie Titi, Es Pisang Ijo, Pisang Epek, Jalangkote adalah kuliner khas yang tidak boleh anda lewatkan ketika berkunjung ke Makassar. Coto Makassar contohnya, kuliner yang menjadi khas kota ini, begitu menggugah selera, daging sapi yang dipotong-potong sedemikian rupa, disiram kuah agak kecoklatan dengan gabungan berbagai macam rempah-rempah, ditambahkan daun bawang dan bawang goreng diatasnya, serta tidak lupa perasan jeruk nipis dan sambelnya dan disajikan lengkap dengan ketupat ataupun nasi cukup membuat perut saya kenyang dengan sukses, serta keringat didahi lantaran nikmatnya waktu itu, pokoknya sadis.

6.       Jejak Sejarah

Tidak hanya kuliner atau wisata alam, kota ini juga memiliki berbagai macam lokasi wisata sejarah yang sangat menarik untuk kita kunjungi jika berada disana. Fort Rotterdam, lokasinya tak jauh dari Pantai Losari, dan menjadi destinasi yang wajib dikunjungi. Bangunan-bangunan bergaya eropa didalamnya membuat saya takjub ketika berkunjung kesana, keren. Salah satu bangunan didalamnya juga ada Museum La Galigo yang berisi sejarah Makassar. Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan adalah Benteng Somba Opu yang terletak di selatan Makassar, tepatnya di Kabupaten Gowa. Yang bikin saya berdecak kagum saat itu, karena disini dibangun rumah adat suku-suku yang ada di Sulawesi Selatan, dan semuanya menarik.

7.       Pulau-Pulau Indah

Makassar juga punya pulau-pulau indah yang sangat pas untuk anda yang senang dengan kegiatan snorkling, ataupun sekedar menikmati suasana pantai yang begitu memanjakan mata. Jarak tempuhnya pun tidak jauh, hanya sekitar 20-45 menit menggunakan perahu motor dari dermaga Benteng Rotterdam atau Dermaga Pantai Losari. Ada Pulau Samalona, pulau dengan pantai pasir putih yang begitu bersih, dan juga air lautnya yang biru jernih, snorkling bisa menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan disana. Ada juga Pulau Khayangan, yang sangat pas untuk kita yang ingin bersantai menikmati sejuknya angin laut yang bisa membawa kita bermimpi indah.

   Well, dibagian manapun di Indonesia, masing-masing punya ciri khas tersendiri, tinggal bagaimana kita menjaganya agar tetap bisa dinikmati oleh generasi penerus kita nantinya, termaksud Makassar. Saya rasa tidak sedikit juga yang tertarik untuk berkunjung ke Makassar, silahkan luangkan waktu, cari tiket, kemas pakaian dan berangkat menuju Makassar. Senyum dulu dong :)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar