Kamis, 22 November 2012

Tidak ada yang salah dengan Putus Cinta

Saat keputusan untuk mengakhiri hubungan itu keluar dari mulut, begitu banyak perasaan tentunya yang hendak anda luapkan namun terasa begitu berat. karena dikalahkan oleh beratnya untuk mengiyakan keputusan tersebut. "saya bukan orang yang tepat buat kamu", "kita sudah tidak cocok lagi!" nah loh..kalo tidak cocok kenapa dulu pacaran?" what the hell?" terkadang saat dalam situasi seperti ini, bisa dipastikan kebanyakan perasaan kita yang ambil bagian, logika seperti mati, tertindis perasaan yang tidak jelas namanya apa. untuk mengeluarkan sepatah kata pun seperti kita sudah tak punya cukup kekuatan. dan ini salah satu bukti kalo anda terlalu banyak bermain di perasaan, tapi tidak mengimbanginya dengan logika.
soal logika dan perasaan mungkin juga menjadi satu perdebatan lain di hati anda. tapi kita tidak perlu membahas soal logika dan perasaan. keduanya ini bisa di handle oleh anda, asalkan anda yakin, YAKIN. tiaak ada yang salah dengan putus cinta. toh, hidup anda tidak akan berakhir hanya karena putus cinta kan? yah..meskipun kita juga sering menemukan beberapa orang diluar sana yang lebih memilih mengakhiri hidupnya hanya karena tidak mendapatkan cintanya. mengutip (tapi agak diubah ujungnya :) ) dari salah satu iklan di media elektronik, "hidup ini memang ada akhirnya, tapi jangan akhiri hidup dengan mati karena putus cinta" is that rigth? that's right I think kalo memang anda punya pemikiran sama dengan saya. 
anda bukan orang yang tidak bisa melanjutkan hidup karena gagal kali ini. ada bukan orang yang terus meratap karena sesuatu (baca: hubungan cinta) yang tidak sejalan dengan harapan anda, dan anda bukan orang yang tidak bisa bangkit,padahal sebenarnya anda mampu. mari kita liat pasangan suami istri yang telah menjalin hubungan sejak lama bahkan mungkin bertahun tahun, namun harus berakhir hanya karena alasan yang klise menurut saya, alasan yang timbul karena kurangnya kesepahaman antara mereka. so...wajar kalo pacaran pun ada yang namanya putus,,the end,,bubar dan something like that lah pokonya. 
anda tidak merasakan ini sendiri, ada puluhan bahkan ribuan orang lain diluar sana yang mungkin punya kisah yang lebih tragis dari anda. it's just about how you can solve this. dan kalo anda fikir anda bisa, pertanyaannya, lalu siapa yang bisa membuat anda berfikir bahwa anda tidak bisa. Yes, We can (katanya Presiden Amerika). let's move on. anda tidak mesti berlama-lama dalam broken zone ini.
kalo misalkan anda berfikir "iya,kamu bisa berfikir begitu, karena kamu tidak merasakan seperti yang saya rasakan!" nah..justru karena orang disekitar anda tidak merasakan seperti yang anda rasakan, makanya orang lain mengajak anda untuk merasakan terlepas dari perasaan yang mengganggu anda, dan merasakan hal normal layaknya seperti biasa anda menjalani kehidupan anda. saya rasa ini adil bukan? anda tidak mesti menghapus semua memori anda terhadap si dia kalo memang menurut anda itu tidak perlu, yang jelas anda mampu untuk tidak menjadi labil kembali karena masih menyimpan semua memori tentang hubungan anda yang kemarin.
intinya, tidak ada yang salah dengan putus cinta, apalagi saling menyalahkan atau mencari kejelekan satu sama lain. yang perlu anda lakukan tetap lanjutkan hidup anda untuk sesuatu yang mungkin tidak anda duga nantinya. yang perlu anda ingat juga, tuhan itu adil. apa yang hilang dari anda saat ini, tuhan akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih luar biasa nantinya. Salam :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar