Entah kenapa
tiba-tiba saja lagu dari Letto “Senyumanmu” yang mengalir ringan dari speaker
laptop membuat saya ingin menarikan jari-jari manis ini ke keyboard dengan
santainya menuliskan apa yang sedang terfikirkan sore ini. Sore selepas makan
siang yang terlambat sebenarnya. Diatas sebuah kasur lemas yang sudah menemani
istrahat saya selama hampir 2 tahun ini dirantau orang, didalam sebuah kamar
sederhana berisikan barang-barang yang entah bagaimana nanti harus
membereskannya ketika pulang :D
Pulang? Iya, sebentar
lagi ternyata saya harus pulang. Ternyata 2 tahun itu tidak lama. Rasanya masih
teringat bagaimana kemarin saya melangkahkan kaki dari rumah dan terbang menuju
kota ini. Masih teringat juga bagaimana saya pertama kali menginjakkan kaki di
kota ini dengan berbagai macam pertanyaan seperti, betahkah saya nantinya
disini? Apa yang akan saya lakukan disini? Menyenangkan kah nantinya hidup
disini sendirian? dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya.
Tapi ternyata tanpa
disadari semuanya berjalan dengan sendirinya, sesuai dengan porsinya
masing-masing. Senang ada, sedih ada, kesal ada, rindu ada, cinta pun juga ada
*eciiieee. Dan entah bagaimana juga akhirnya bisa saya
lewati dari kesemua hal itu.
Senangnya karena saya
menemukan keluarga baru disini, kepala desa yang sangat baik, warga desa yang
menerima saya dengan baik meskipun kadang-kadang kesal juga kalau mereka
berbicara tentang saya dibelakang *berasa artis saja,hehe, kegiatan-kegiatan
menyenangkan dengan anak-anak kecil di desa, teman-teman penempatan yang selalu
mengajak saya untuk berkeliling aceh, dan kesenangan-kesenangan lainnya.
Kalau sedihnya? Hmmm….
Tidak usah dibahas ya? Sedihnya cukup saya dan Allah yang tahu *Sok Bijak
#Okelupakan :D Yang jelas, semua yang sudah terjadi dan sudah saya lewati
disini banyak sekali memberikan pelajaran berharga setelahnya. Pekerjaan ini memberikan
banyak sekali hal yang sebelumnya tidak pernah saya fikirkan, dan ternyata saya
dapatkan.
Salah satunya
memberikan saya pemahaman bagaimana hidup dengan baik saat tidak ada seorang
anggota keluarga didekat kita, bagaimana mengatasi permasalahan yang saya
hadapi, bagaimana bertahan di tengah kondisi yang terkadang jujur menyakitkan.
Ternyata 2 tahun itu
tidak lama. Asal kita menikmati dengan sungguh-sungguh apa yang kita kerjakan. Dan
tersisa kurang lebih 3 bulan kedepan waktu saya untuk menikmati pekerjaan dan
kehidupan disini. Termaksud…..ah sudahlah :D
tulisan yg bagus
BalasHapusTerima kasih bang...skedar mengeluarkan uneg2 hehe :D
Hapus