Sabtu, 02 November 2013

Ada apa dengan PSP-3?

     Apa sih PSP-3 ituu? sejenis makanan ringan kah, atauu apa? heheh....ituu lah pertanyaan awal yang muncul dalam fikiran saya ketika pertama kali membaca pengumuman PSP-3 di koran Kendari Pos. (wuiish....sepertinya ceritanya panjang nih) ceritanya begini....(tuu kann kalo udah pake ceritanya begini,,pasti beneran panjang..hhaha) waktu itu lagi dikantor, (skedar info, sbelum bergabung di PSP-3 saya bekerja di salah satu Bank Perkreditan Rakyat di Kendari) nah..entah kenapa pas abis baca pengumuman tentang PSP-3 itu saya merasa tertarik untuk ikut. karena kalo boleh jujur, passion saya sebenarnya bukan di perbankan, keuangan, ataupun yang berhubungan dengan administrasi. tapi lebih ke Adventure...(ciiee adventure). saya lebih suka pekerjaan yang membuat saya bisa pergi kemana mana, terlibat dengan banyak orang, beraktivitas di lapangan, dan pekerjaan yang menantang. itu kenapa saya memilih mengundurkan diri dari pekerjaan saya saat itu, dan mendaftar di PSP-3. Pemuda sarjana penggerak pembangunan di pedesaan (PSP-3). singkat cerita hari pengumuman yang ditunggu tunggu tiba juga, hari penentuan apakah saya diterima sebagai PSP-3 atau tidak. 

          
Orientasi Kedatangan PSP-3 Aceh
    Sebelum mendaftar PSP-3 tidak sedikit waktu yang saya butuhkan untuk berfikir keras, apakah nantinya saya siap untuk ditempatkan di luar daerah. dan akhirnya keputusan saya bulat, saya siap ditempatkan dimana saja. setelah melewati seleksi administrasi, wawancara, dan tes tertulis, finally...Alhamdulilah saya lulus, dan dapat penempatan ACEH. Wwooww....ACEH. yang ada difikiran saya saat itu,,antara siap diberangkatkan ke Aceh atau tidak (mulaii galauuu..hehheh) dan mulai bertanya ke seluruh anggota keluarga. sempat terbagi dua kubu juga antara mengizinkan dengan tidak. 

    Tapi pada akhirnya, keluarga mengizinkan setelah berunding cukup panjang, dan tidak lupa saya pun mohon petunjuk dari yang maha kuasa. well,....ceritanya tidak sampai disini.31 agustus 2013, ditetapkan sebagai hari keberangkatan kami ke jakarta untuk mengikuti pembekalan selama 2 minggu disana. sekaligus menjadi hari perpisahan dengan keluarga di kendari..(hiks..)perasaan campur aduk antara senang, dan sedih. but life must go on, saya tidak  bisa hanya berdiam di kota kendari terus. semenjak kuliah pun saya sudah bertekad, selesai kuliah saya mesti keluar, kemana pun itu, saya ingin berkarya diluar untuk saya persembahkan buat keluarga saya tercinta suatu saat nanti. Insya Allah.
               
    PSP-3 menantang saya untuk berbuat lebih banyak dari biasanya, PSP-3 membuat saya harusberkarya lebih baik dari sebelumnya, dan PSP-3 membawa saya ke kota yang penuh dengan sejuta kisah. semoga ada hasil yang luar biasa yang bisa saya dapatkan di Aceh (itu doa saya). 31 agustus kami semua tiba di jakarta, tepatnya di Resimen induk militer jaya (Rindam Jaya). disanalah kami di gembleng selama kurang lebih 2 minggu. di bina fisik dan mentalnya, agar kami siap untuk bekerja sebagai PSP-3 nantinya. 


   Tidak sedikit juga cerita yang saya dapat dari pembekalan 2 minggu di Rindam Jaya. pembekalan semi militer yang mempertemukan sebanyak 1000 pemuda kurang lebih dari seluruh Indonesia. what a wonderfull life. benar benar pengalaman yang luar biasa. tidur bersama, makan bersama, diskusi di kelas, latihan di lapangan, belajar di aula rindam, dan suka duka lainnya yang tidak bisa di ungkapkan. setidaknya ini pengalaman yang tidak semua orang bisa merasakan. dan dari Rindam Jaya inilah kami semua mengenal apa PSP-3 itu, apa visi misinya, dan apa yang bisa kami lakukan sebagai PSP-3. Waktu selama 2 minggu bisa dibilang sangat tidak terasa. sampai pada tanggal 13 september kami pun harus berpisah.

    Entah kenapa perpisahan itu selalu saja muncul saat kita sudah merasa sangat dekat dengan orang orang di sekitar kita. dan saya benci perpisahan. 13september2013, kami semua akhirnya harus menuju ke daerah penempatan masing-masing. I'm coming Aceh, Bismillah. rasanya itu menjadi semakin sedih, karena saat itu saya benar benar akan berada jauh dari keluarga. tepat pukul 2 wib, pesawat kami lepas landas meninggalkan jakarta menuju Aceh. dalam hati saya hanya bisa berdoa, "Ya Allah selamatkan kami dalam perjalanan mencari ilmu dan rezeki mu ini di Aceh" Amin (air mata pun tidak bisa tertahan lagi). 

    Sekitar 2 jam kurang lebih, akhirnya pesawat kami mendarat di bandara Sultan Iskandar Muda Aceh. Ya Allahh...saya sekarang di Aceh. tidak pernah terbayangkan sebelumnya saya akan menginjakkan kaki sejauh ini, jauh dari keluarga dan sahabat sahabat saya tercinta. namun terlepas dari itu, sebuah tanggung jawab juga telah ada di pundak saya. sebagai peserta PSP-3. yang tugasnya mendampingi dan menggerakkan masyarakat desa, khususnya di bidang pemberdayaan pemuda. semoga saja jalan saya dipermudah, heheh..amin. 
           
   Welcome to Aceh. secara tidak langsung saya pun sudah menjadi warga Aceh. terlebih dalam kontrak kerja, saya akan berada di Aceh selama 2 tahun (kurang dan lebihnya, hanya Allah yang tau :) )  sampai di Aceh, agenda acara sudah tersusun rapi, dan saya hanya bisa patuh untuk mengikuti semuanya. 

2 komentar:

  1. Mbak boleh minta no kontaknya, mau tanya tanya soal psp3,, soalnya saya baru daftar psp3 angkatan ke 25

    BalasHapus